PERAN GEREJA DI TENGAH KEMAJEMUKAN BANGSA

PERAN GEREJA DI TENGAH KEMAJEMUKAN BANGSA Oleh: Pdt. Emr. Sem. V. Nitti, M.Th.   PENGANTAR Saya menyambut dengan gembira permintaan Kepala Bidang Bimas Kristen pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT untuk menyampaikan pendapat dan pikiran saya tentang Peran Gereja di Tengah Kemajemukan Bangsa (Indonesia). Kegembiraan ini ada karena dua alasan pokok. Pertama, keutuhan bangsa dan Negara yang kita NKRI

Read more

SENI atau PENYEMBAHAN BERHALA?

SENI atau PENYEMBAHAN BERHALA? Pdt. Frans Nahak “Pak, mengapa gereja hanya memberi tempat kepada seni suara dan seni musik dalam gereja, namun seni rupa kita singkirkan dalam gereja, karena kita anggap penyembahan berhala? Saat hari raya gerejawi, misalnya, Natal gereja terbuka untuk ada ornamen-ornamen Natal, demikian juga Paskah,” kata seorang kawan saya saat kami mengikuti ibadah Minggu di salah satu

Read more

BUDAYA RASA MALU

BUDAYA RASA MALU Pdt. Frans Nahak Ada satu keluarga yang tak pernah datang gereja ambil bagian dalam persekutuan. Saya bertemu dengan mereka, dan selalu saja alasan merasa malu datang bergabung dalam persekutuan di gereja. Saya mencoba mencari tahu, singkat cerita, sebenarnya mereka tidak bersalah. Yang salah orang lain. Kemudian saya mengambil kesimpulan bahwa fokus Pastoral kepada “budaya rasa malu”. Ini

Read more

TRADISI MEMBERI NAMA SESUAI PETUNJUK

TRADISI MEMBERI NAMA SESUAI PETUNJUK Pdt. Frans Nahak Beberapa hari yang lalu satu keluarga yang datang bercerita tentang bayi mereka yang baru lahir dan hendak memberi nama. Nama tersebut diberikan oleh orang tua sesuai “petunjuk” mimpi atau anak menangis “mencari” nama. Namun karena sudah Kristen gereja juga harus memberi nama. Biar nama digabung, baik dari gereja maupun dari keluarga. Mereka

Read more

SAYA ADALAH APA YANG SAYA LAKUKAN

SAYA ADALAH APA YANG SAYA LAKUKAN Pdt. Frans Nahak “Pak, dia itu tukang putar balek, bersandiwara di depan orang,” kata salah seorang kawan kepada saya. Saya diam. “Dia susah berubah, kecuali Tuhan yang turun langsung ubah dia,” katanya lagi.   Panggilan kami orang tentun terhadap “tukang” penipu, “tukang” pencuri dengan sebuah sebutan akhiran “ten”. Ten (kotoran binatang atau manusia) yang

Read more
1 2 3 7