MEMAKNAI MINGGU SENGSARA IV DENGAN ALAM CIPTAAN ALLAH

       

S20170319_152506aat ini seluruh umat Kristiani khususnya warga Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) sedang berada di minggu-sengsara. Pelaksanaan minggu-minggu sengsara ini dengan tujuan agar semua umat Kristiani dapat mempersiapkan hati guna menyambut perayaan paskah yang jatuh pada tanggal 16 April 2017.
20170319_154315Dalam memaknai minggu-minggu sengsara, beragam tata ibadah berupa liturgi-liIurgi kreatif, dekorasi altar gereja dengan bertemakan minggu-minggu sengsara dan lain sebagainya disajikan oleh setiap gereja guna memaknai persiapan hati bagi setiap jemaat yang hadir dalam kebaktan-kebaktian minggu.
20170319_120907Tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh gereja-gereja di seantero GMIT, Badan pengurus pemuda Klasis Amanuban Timur memaknai minggu sengsara yang keempat dengan melakukan penanaman pohon di tiga lokasi mata air. Bertempat di mata jemaat PAULUS BESANA Klasis Amanuban Timur, badan pengurus pemuda, panitia penghijauan bersama seluruh jemaat Paulus Besana melangsungkan kebaktian minggu sengsara keempat dengan menggunakan liturgi yang telah disiapkan secara khusus oleh panitia penghijauan dengan mengusung tema ”KRISTUS menderita supaya manusia dan alam ciptaan Allah diselamatkan”. 20170319_135110Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh ketua komisi I DPRD kabupaten Timor Tengah Selatan Bpk. Nikodemus I. A. Solle, Camat Amanuban Timur, Bpk. Yulius Fallo S.Sos,M.Si, badan pengurus pemuda Klasis Manuban Timur dan seluruh jemaat Paulus Besana.
Kebaktian minggu sengsara IV sekaligus penghijauan di lokasi-mata air tersebut di pimpin oleh Pdt. Saneb Yohanis Ena Blegur,S.Th (Ketua Majelis Klasis Amanuban Timur) dengan mengangkat tema Khotbah “TUHAN MELIHAT HATI“ bacaan kitab suci terambil dari I Samuel 16:1-13. Dalam khotbahnya beliau menekankan tiga hal penting:
1. 20170319_105811Allah melihat hati manusia, bukan fisik atau penampilan manusia.
Daud diurapi menjadi raja bukan karena ketampanan parasnya saja, melainkan ketulusan  dan kerendahan hati Daud.
2. Dipilih menjadi alat-NYa adalah Anugerah yang indah.
Tidak semua orang diberi kepercayaan oleh Allah untuk menjadi pelayanan, karena itu jika hari ini kita diberi suatu tugas entah itu kecil atau besar sesungguhnya itu adalah kepercayaan yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab termasuk tugas yang dipercayakan oleh badan pengurus pemuda klasis Amanuban Timur kepada Panitia penanaman pohon di lokasi mata-mata air.
3. Sebagai seorang Gembala, Daud selalu setia menjaga lingkungan alam di sekitarnya demi ketersediaan pakan ternak yang ia gembalakan, karena itu sebagai gembala di zaman ini kita tidak hanya berusaha untuk menyelamatkan jiwa manusia tetapi juga termasuk lingkan alam ciptaan Allah.
20170319_130602Kegiatan dilanjutkan dengan sapaan awal oleh ketua Pemuda Klasis Amanuban Timur Sdr. Adipapa kahewambani mewakili ketua panitia yang yang berhalangan hadir. Dalam sapaannya beliau yang sering di sapa Adi Umbu menjelaskan latar belakang dari kegiatan penanaman pohon di lokasi mata-mata air yakni berdasarkan PP pemuda Klasis Amanuban Timur yang telah ditetapkan dalam musyawarah pelayanan yang telah berlangsung di jemaat Imanuel Tol pada Oktober 2016 lalu.
20170319_131724Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh camat Amanuban Timur Bpk. Drs. Yulius Fallo S.Sos.Msi dan ketua komisi satu DPRD kabupaten Timor Tengah selatan yang juga selaku pelindung penasehat pengurus pemuda Klasis Amanuban Timur bapak Nikodemus Sole, dalam sambutannya kedua bapak pada intinya memberi apresiasi yang besar kepada badan pengurus pemuda Klasis Amanuban Timur, Majelis Klasis Amanuban Timur yang telah melakukan sebuah tindakan iman yaitu upaya penyelamatan alam, sesi sambutan diakhiri dengan suara gembala oleh ketua majelis Klasis Amuban Timur. Dalam surara gembalanya ketua Majelis Klasis 20170319_135709Amanuban Timur meminta dukungan dari pihak pemerintah untuk menertibkan oknum-oknum yang terus melakukan penebangan pohon dimana-mana, karena percuma kita menggalakan penanaman jika para penebang tidak ditertibkan dengan sebuah aturan bahkan memberi hukuman sebagai efek jera.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan anakan secara simbolis kepada camat amanuban Timur, Tim penggerak PKK kecamatan Amanuban Timur, Ketua komisis I DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, ketua majelis Klasis Amanuban Timur, serta beberapa stake holder di desa Pisan dan unsur majelis gereja serta tokoh Adat. Adapun jenis tanaman yang disediakan oleh panitia penghijauan kerja sama dengan SMU Negeri I Amanuban Timur adalah: Mangga, Sukun jambu mente, dll
Selanjutnya seluruh peserta berjalan kaki menuju lokasi penanaman yang tidak jauh dari dari lokasi gereja (kurang lebih sekitar 1 kilo meter ). Setelah tiba di lokas maka kegiatan penanaman dilakukan secara simbolis di tiga lokasi yang telah disiapkan oleh panitia yakni mata air Oe tana, Oetimu & Noepom. Dalam semangat 20170319_160047kebersamaan lagu lasimanekat dikumandangkan secara bersama-sama sebagai akhir dari seluruh rangkaian kegiatan memaknai minggu sesangsara IV melalui penanaman pohon di tiga lokasi mata air…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *