PEMUDA JASS : MEMPERHATIKAN JEMAAT-JEMAAT DI KAMPUNG

PEMUDA JASS: MEMPERHATIKAN JEMAAT-JEMAAT DI KAMPUNG

Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita membaca dan menemukan beberapa gambar mengenai Gereja. Salah satu gambaran yang digunakan oleh Rasul Paulus di Korintus adalah gereja sebagai tumbuh Kristus. Gereja – gereja sebagai sesama anggota tubuh Kristus harus saling memperhatikan.

Pemuda GMIT Jemaat Anak Sulung Sikumana (JASS), Klasis Kota Kupang Barat, melaksanakan kegiatan di Jemaat Betel Nunukniti, Klasis Amanuban Timur sejak hari Jumat sampai dengan hari Minggu (26/6).

Menurut Ketua Panitia JASS, Yesaya Boimau, bahwa kegiatan adalah program tahunan Pemuda GMIT JASS.

“Program ini sudah menjadi program tahunan pemuda yang diputuskan dalam persidangan,” kata Yesaya Boimau.

Ia menambahkan lagi bahwa sebagai Jemaat di kota harus memperhatikan jemaat -jemaat di kampung.

“Sebagai jemaat yang ada di perkotaan harus memperhatikan jemaat-jemaat di kampung. Awalnya kami melakukan sendiri namun beberapa tahun terakhir kami menyadari ini sangat penting untuk jemaat di kampung,  Amanuban Timur menjadi yang pertama kami kunjungi. Kami akan mengunjungi lain di kampung-kampung,” ujarnya.

Pdt.  Ananda M-Faot mengharapkan agar dengan adanya kegiatan ini berdampak bagi pelayanan gereja.

“Harapan dari kegiatan ini adalah iman pemuda dan jemaat semakin bertumbuh, berbuah dan berdampak bagi pelayanan di gereja. Juga para pemuda belajar banyak dari kegiatan ini untuk mengembangkan kreativitas tujuannya membangun ekonomi keluarga dan jemaat, ujar Pdt. Ananda, Ketua Majelis Jemaat Betel Nunukniti.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dengan nara sumber sebagai berikut: Seminar  Kewirausahaan Pemuda Kristen di Era Milenial  oleh  Djemi Lassa, S.T. Kepemimpinan Pemuda dalam Gereja oleh Dr. David Natun, M.pd. Kiat Sukses Budidaya Buah Naga oleh Teodosius Lau Base,  S.P.  Sebagai bukti nyata kegiatan ini dilangsungkan penanaman anakan buah naga di kebun gereja.

Kemudian Ibadah bersama dalam bentuk Kebaktian Penyegaran Iman dengan Pengkhotbah Pdt. Artha Nifu, pelayan dari Jemaat Sonhalan Niki-Niki.

Kegiatan diakhiri dengan pentas seni di halaman gedung kebaktian. (FN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *