SAYA ADALAH APA YANG SAYA LAKUKAN

Pdt. Frans Nahak

SAYA ADALAH APA YANG SAYA LAKUKAN

Pdt. Frans Nahak

“Pak, dia itu tukang putar balek, bersandiwara di depan orang,” kata salah seorang kawan kepada saya. Saya diam. “Dia susah berubah, kecuali Tuhan yang turun langsung ubah dia,” katanya lagi.

 

Panggilan kami orang tentun terhadap “tukang” penipu, “tukang” pencuri dengan sebuah sebutan akhiran “ten”. Ten (kotoran binatang atau manusia) yang bau. Misalnya, kna’okTen (tukang pencuri), bosok’Ten (tukang tipu), taruTen (tukang judi), dst.

Jika kata akhiran “ten” telah dikenakan kepada seseorang, maka itu kebiasaan orang itu.

 

Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari membentuk karakter. Karakter itu menyangkut integritas.

Makanya kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang (Stephens Covey).

Saya adalah apa yang saya lakukan berulang-ulang. Ketika saya mengajar berulang-ulang maka saya adalah pengajar. Ketika saya berkhotbah berulang-ulang maka saya adalah pengkhotbah.

Pada sisi lain, ketika saya menipu berulang-ulang maka saya adalah penipuan.

 

Ketika saya takut berulang-ulang maka saya adalah penakut, dst. Kalau begitu, dapat kita katakan siapa yang menanam berulang-ulang, akan menuai kebiasaan.

Siapa yang menanam kebiasaan akan menuai karakter. Siapa menanam karakter akan menuai integritas.

 

Mari kita membiasakan kebiasaan yang baik, baik dalam hubungan kita dengan Tuhan, sesama dan alam. Kebiasaan yang baik itu yang akan menunjukkan siapa kita.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *