TAK ADA YANG MEMISAHKAN AKU DENGAN TUHANKU

TAK ADA YANG MEMISAHKAN AKU DENGAN TUHANKU

“Pak, kita ibadah terus namun ternak terus hilang, sakit terus” kata salah seorang kepada saya.
Saya memahami apa yang dia katakan bahwa melayani Tuhan, hidup beribadah kepada Tuhan seharusnya jauh dari sakit penyakit dan berbagai kegagalan.

Saya mengatakan kepadanya, “kegagalan, sakit penyakit tak akan yang memisahkan saya dengan Tuhan saya. Perjalanan hidup tak semulus kita harapkan, kadang kita menemui jalan rusak, tikungan, gelombang, air yang keruh, rumput yang kering, namun Tuhan akan memampukan untuk melewatinya. Daud menyatakan itu dalam kitab Mazmur 23.

Banyak dari kita yang hidup beribadah agar terbebas dari penderitaan dan kegagalan hidup.
Saya teringat doa Rabindranath Tagore, seniman India peraih Nobel sastra thn. 1913.
Begini kutipan doanya:
Izinkan aku berdoa bukan agar terhindar dari bahaya, melainkan agar aku tidak takut menghadapinya. Izinkan aku memohon bukan agar penderitaanku hilang, melainkan aku teguh menghadapinya. Izinkan aku tidak mencari sekutu dalam medan perjuangan hidupku, melainkan memperoleh kekuatan sendiri. Izinkan aku tidak mengidamkan dalam ketakutan dan kegelisahan untuk diselamatkan, melainkan harapan dan kesabaran untuk memenangkan kebebasanku. Berkati aku sehingga aku tidak jadi pengecut dengan merasakan kemurahanMu dalam keberhasilanku semata melainkan biarkan aku menemukan genggaman tanganMu dalam kegagalanku.”

Rasul Paulus bilang dalam surat Roma
“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
Seperti ada tertulis: “Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan.”
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.
Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Roma 8:35-39).

(FN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *